Jonatan Christie Tumbang di All England 2022, Inilah Perjalanan Karirnya


 

Pada saat All England 2022 Jonathan Christie bermain di partai terakhir. Jonatan Christie yang akrab disapa Jojo Jonatan tersingkir setelah dikalahkan unggulan keempat asal Taiwan yaitu Chou Tien Chen, pada laga perempat final All England 2022. Ia bertanding di Utilita Arena Birmingham, Inggris, Sabtu, 19 Maret 2022. Jonatan Christie dihentikan langkahnya dengan skor 10-21, 15-21. Hal ini membuat tunggal putra Indonesia habis di All England 2022.

Sama seperti Anthony Sinisuka Ginting, kekalahan set pertama dengan skor 10 poin ini merupakan rekor terburuk Jonatan Christie sepanjang All England 2022. Sebelumnya, poin terendah yang diraih Jonatan Christie di satu game All England 2022 adalah 16, tepatnya saat kalah dari Brice Leverdez di set kedua babak 32 besar. Hasil ini membuat Indonesia khususnya di nomor tunggal putra, kembali gagal meraih gelar juara di All England sejak tahun 1994.


Jonatan Christie lahir di Jakarta, 15 September 1997. Ia merupakan putra dari pasangan Andreas Adi dan Marianti Djaja. Sejak kecil, Jojo sudah dikenalkan dengan bulu tangkis oleh ayahnya. Hal itu membuat sang ayah berperan besar dalam perjalanan kariernya di dunia bulutangkis. Jojo mulai bermain bulutangkis saat berumur 6 tahun dan sejak itu ia mulai menekuni bulutangkis.


Sebelumnya, ia juga bermain olahraga lain, basket dan sepak bola. Namun, ayahnya menginginkan dirinya fokus pada bulutangkis. Pada tahun 2008 saat usianya baru menginjak 11 tahun, Ia mendapatkan 7 trofy kemenangan pada kejuaara tingkat DKI, nasional, dan internasional. Bahkan ia meraih medali emas pada ajang Olimpiade Pelajar Sekolah Dasar se-Asia Tenggara, Jakarta, 2008. Atas prestasi yang telah dicapai Jonatan tersebut, hal tersebut tentunya mengharumkan nama bangsa, Jonatan Christie mendapatkan penghargaan Satya Lencana dari Presiden RI ke-5 Susilo Bambang Yudhoyono pada tahun 2009.


Seiring bertambah jam terbangnya, permainan Jonatan makin berkembang dan matang. Pada 2015, Jojo ikut berpartisipasi dalam skuad timnas di Piala Sudirman dan menjadi salah satu bagian timnas meraih emas SEA Games 2015. Ia juga menjadi bagian tim Thomas-Uber Cup 2016. Ia menjadi pemain andalan Indonesia pada SEA Games 2017 Kuala Lumpur, Malaysia. Ia pun menyumbangkan satu medali emas dari tunggal putra. Sebuah hasil yang membanggakan.


Komentar

Postingan Populer